lintaspasundan.com, BERITA.CIAMIS.- Turnamen pickleball memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Turnamen pickleball tersebut digelar di Yard Pickleball, Jalan A. Yani Nomor 59, Ciamis. Kompetisi mempertandingkan tiga kategori, yakni ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran.
Pertandingan berlangsung meriah dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas yang di ikuti 31 peserta dari dua wilayah Camis dan Tasikmalaya. Antusiasme peserta terlihat sepanjang pertandingan.
Para peserta tampil kompetitif dan berusaha memberikan kemampuan terbaik untuk meraih gelar juara. Minggu ( 16/8/2026).
Pada kategori ganda putra, pasangan Abdul Aziz M dan Rizky Reza Tusandi berhasil menjadi juara pertama. Pada kategori ganda campuran, pasangan Dr. Dian Busiana, M.Si. dan Sri Mulyani berhasil meraih juara pertama.
Untuk kategori ganda putri, pasangan Sri Mulyani dan Indriyati Hedyawan P keluar sebagai juara pertama.Selain pertandingan, panitia memberikan penghargaan Best Costume.
Yang diraih pasangan Wina dan Yoyong meraih juara pertama Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap kreativitas peserta dalam memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Owner Yard Pickleball, Hj. Desi Puspa Aprilia, mengatakan turnamen tersebut digelar sebagai bagian dari perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Menurut Desi, kegiatan tersebut sekaligus menjadi wadah silaturahmi bagi para pegiat pickleball. Peserta juga dapat mengasah kemampuan melalui pertandingan yang kompetitif.
“Antusiasme masyarakat sangat tinggi. Bahkan, peserta meminta agar turnamen seperti ini kembali digelar,” ujar Desi.
Desi menyebut sejumlah peserta juga mengusulkan agar turnamen pickleball digelar di Tasikmalaya. Sementara di Ciamis, turnamen serupa akan kembali diselenggarakan.
“Insya Allah setiap Agustus akan ada turnamen untuk memeriahkan HUT RI,” katanya.
Yard Pickleball baru beroperasi sekitar empat bulan. Meski tergolong baru, fasilitas tersebut telah mendapat respons positif dari masyarakat Ciamis dan daerah sekitarnya.
Peserta yang berlatih di Yard Pickleball tidak hanya berasal dari Ciamis. Sejumlah pegiat pickleball dari Tasikmalaya juga memanfaatkan lapangan tersebut untuk berlatih.
Desi mengatakan kompetisi menjadi kebutuhan bagi para pemain untuk meningkatkan kemampuan.
Pertandingan juga menjadi sarana mengukur perkembangan keterampilan setelah rutin berlatih.
“Member yang biasa berlatih di sini juga meminta adanya pertandingan untuk meningkatkan skill dan kemampuan bermain,” jelasnya.
Peserta dikenakan biaya pendaftaran Rp25.000 per orang. Panitia menyiapkan hadiah berupa raket, trofi, serta berbagai voucher bagi para pemenang.Hadiah utama berupa raket T700 diberikan kepada juara dari tiga kategori pertandingan.
Selain itu, tersedia voucher dengan total nilai sekitar Rp5 juta.Desi berharap olahraga pickleball semakin dikenal dan diminati masyarakat. Ia juga berharap jumlah pemain terus bertambah sehingga kegiatan olahraga di Ciamis semakin berkembang.
“Harapannya semakin banyak peminat pickleball, semakin ramai dan semakin seru,” tuturnya.
Terkait rencana penambahan lapangan, Desi mengaku memiliki keinginan tersebut. Namun, pihaknya masih mencari lokasi strategis yang memenuhi standar ukuran lapangan pickleball.
“Keinginan untuk menambah lapangan tentu ada. Tetapi kami masih mencari lokasi yang sesuai dan strategis,” katanya.
Selain turnamen umum, Yard Pickleball membuka peluang menggelar kompetisi dengan kategori khusus. Di antaranya pertandingan antardinas dan kelompok usia tertentu.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Ciamis, Dr. Drs. Dian Budiyana, M.Si., mengapresiasi penyelenggaraan turnamen tersebut.
Menurut Dian, kegiatan ini menunjukkan olahraga pickleball mulai mendapat respons positif dari masyarakat. Pesertanya juga tidak hanya berasal dari Kabupaten Ciamis
“Ini merupakan langkah bagus untuk selanjutnya ditangani lebih serius,” kata Dian.
Dian berharap ke depan terdapat kepengurusan pickleball di Kabupaten Ciamis yang dapat terwadahi dalam organisasi olahraga. Hal tersebut penting agar pembinaan berjalan lebih terarah.
Ia menilai pickleball memiliki prospek untuk berkembang di Ciamis. Selain sebagai olahraga rekreasi, pickleball juga berpeluang dikembangkan menjadi cabang olahraga prestasi.
“Antusiasme masyarakat sangat responsif dan memberikan harapan besar,” ujarnya.
Dian menyebut peserta turnamen berasal dari berbagai kelompok usia. Selain pemain senior, terdapat talenta muda dari kalangan mahasiswa serta pelajar SMP dan SMA.
Keterlibatan generasi muda dinilai menjadi modal penting bagi pengembangan pickleball di Kabupaten Ciamis. Pembinaan sejak usia sekolah diharapkan dapat melahirkan atlet potensial.
Menurut Dian, kompetisi rutin diperlukan untuk menjaga perkembangan kemampuan pemain. Pertandingan menjadi bagian penting dalam proses pembinaan atlet secara berkelanjutan.
Ia berharap turnamen pickleball dapat menjadi agenda berkala di Kabupaten Ciamis. Kompetisi tersebut juga diharapkan berkembang dengan jangkauan peserta yang semakin luas.
“Ke depan, mudah-mudahan tidak hanya tingkat Ciamis, tetapi bisa berkembang ke Priangan Timur hingga Jawa Barat,” tutur Dian.
Penguatan organisasi menjadi salah satu hal penting dalam pengembangan pickleball di Ciamis. Kepengurusan yang jelas dapat mendukung sosialisasi, pembinaan, kompetisi, dan pengembangan atlet.Dian juga mendorong olahraga pickleball diperkenalkan di lingkungan sekolah.
Karakter permainan yang relatif mudah dipelajari dinilai dapat menjadi peluang menarik minat pelajar.
Turnamen pickleball dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI menjadi momentum penting bagi perkembangan olahraga tersebut di Kabupaten Ciamis.
Baca Juga : Karnaval Karyawan RSUD Ciamis Semarakkan HUT RI ke 81
Kegiatan ini tidak hanya menghadirkan kompetisi olahraga, tetapi juga mempererat silaturahmi dan membuka peluang lahirnya atlet pickleball baru di daerah.
Dengan dukungan komunitas, pemerintah daerah, serta kompetisi yang berkelanjutan, pickleball di Kabupaten Ciamis diharapkan semakin berkembang sebagai olahraga rekreasi dan prestasi. (ES)
