BerandaBerita Ciamis‎Bupati Ciamis Apresiasi Penabung Sampah Terbaik

‎Bupati Ciamis Apresiasi Penabung Sampah Terbaik

‎‎lintaspasundan.com, BERITA CIAMIS. Pemerintah Kabupaten Ciamis terus memperkuat gerakan pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Salah satu upayanya dilakukan melalui pemberian penghargaan kepada penabung sampah perorangan terbaik yang dinilai konsisten memilah dan menabung sampah dari rumah.

‎‎Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Ciamis Herdiat Sunarya sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat yang telah berperan aktif dalam mengurangi sampah melalui Bank Sampah Induk Ciamis.‎‎

Pemberian penghargaan ini diharapkan menjadi motivasi bagi masyarakat lainnya agar semakin sadar terhadap pentingnya memilah sampah sejak dari rumah sebelum disetorkan ke bank sampah.‎‎

Dalam proses penilaian, terdapat sejumlah indikator yang menjadi pertimbangan.

Selain melihat kerajinan dan konsistensi masyarakat dalam menabung sampah, tim juga mempertimbangkan jenis serta jumlah sampah yang disetorkan.‎‎Penilaian dilakukan dengan melihat rekam jejak aktivitas menabung sampah selama tiga tahun terakhir.

Data tersebut kemudian diakumulasi, mulai dari jumlah setoran hingga total sampah yang berhasil dipilah dalam satuan kilogram maupun ton.‎‎

“Yang pertama jelas kerajinan, kemudian sampah yang ditabung memang sudah terpilah. Ada berbagai indikator yang kita lihat, termasuk profil masyarakatnya,” ungkapnya.‎‎

Dari hasil penilaian awal, sejumlah kandidat kemudian disaring hingga menjadi lima besar.

Kelima kandidat tersebut kembali dinilai berdasarkan konsistensi dan kontribusinya dalam kegiatan menabung sampah sebelum ditetapkan sebagai penabung sampah perorangan terbaik.‎‎

Program apresiasi tersebut juga mendapat dukungan dari Bank Jabar Banten (BJB) Cabang Ciamis. ‎‎

Dukungan tersebut menjadi bagian dari kolaborasi dalam mendorong masyarakat agar lebih aktif melakukan pengelolaan sampah.‎‎

“Ini supporting dari BJB Ciamis. Setiap tahun diberikan bantuan, jadi non-APBD. Kita langsung diberikan bantuan dari BJB,” jelasnya.‎‎

Saat ini, gerakan pengelolaan sampah melalui jaringan Bank Sampah Induk Ciamis telah melibatkan ribuan masyarakat.

Tercatat sekitar 3.505 masyarakat telah terlibat bersama Bank Sampah Induk Ciamis, dengan sekitar 1.888 orang di antaranya tercatat sebagai penabung.‎‎

Keberadaan jaringan bank sampah tersebut turut memberikan kontribusi terhadap pengurangan sampah di Kabupaten Ciamis. ‎‎

Jika diakumulasikan, pengurangan sampah melalui berbagai upaya yang dilakukan masyarakat disebut telah mencapai sekitar 40 persen dari total sampah yang ditimbulkan.‎‎

Capaian tersebut dinilai menjadi bukti bahwa keterlibatan masyarakat memiliki peran penting dalam mengurangi persoalan sampah di daerah.‎‎

Pemkab Ciamis pun berharap gerakan tersebut terus berkembang dan tidak hanya mengandalkan penabung sampah secara perorangan.

‎‎Masyarakat juga didorong membangun komunitas pengelolaan sampah melalui pembentukan Bank Sampah Unit di tingkat desa.‎‎Bahkan, ke depan diharapkan setiap Rukun Warga (RW) memiliki bank sampah sehingga pengelolaan sampah dapat dilakukan lebih dekat dengan masyarakat.‎‎

“Harapannya ke depan masyarakat lebih giat lagi dalam pemilahan sampah, kemudian membangun komunitas dalam bentuk bank sampah unit di setiap desa. Malah kalau bisa setiap RW harus punya,” katanya.

‎‎Menurutnya, keberadaan bank sampah di tingkat lingkungan akan memudahkan masyarakat untuk memilah, mengumpulkan dan menabung sampah yang masih memiliki nilai ekonomi.‎‎

Selain kategori penabung sampah perorangan, Pemkab Ciamis juga memberikan apresiasi terhadap kategori Bank Sampah Unit.

Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperluas gerakan pengelolaan sampah berbasis masyarakat.‎‎

Sementara penghargaan yang diserahkan kali ini secara khusus menyasar kategori penabung sampah perorangan.‎‎

Tahun depan, Pemkab Ciamis juga membuka peluang agar pemberian apresiasi dapat dikembangkan sehingga semakin banyak masyarakat maupun kelompok yang mendapatkan penghargaan atas kontribusinya dalam pengelolaan sampah.‎‎

“Ini menjadi motivasi bagi yang lain supaya lebih giat memilah sampah dan menabung sampah,” ujarnya.

‎‎Dengan adanya penghargaan tersebut, Pemkab Ciamis berharap budaya memilah sampah dari rumah semakin mengakar di tengah masyarakat. ‎‎

Baca Juga : Upacara HUT RI ke 81 Ini Pesan Bupati Ciamis

Gerakan tersebut dinilai tidak hanya membantu mengurangi volume sampah yang masuk ke tempat pembuangan, tetapi juga membuka peluang ekonomi melalui pemanfaatan sampah yang masih memiliki nilai jual.‎‎

Pemerintah daerah pun mengajak masyarakat untuk menjadikan pemilahan sampah sebagai kebiasaan sehari-hari dan menyalurkan sampah yang telah dipilah melalui jaringan bank sampah yang tersedia di wilayah masing-masing. (DN)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments