lintaspasundan.com.BERITA.CIAMIS.- Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Kabupaten Ciamis menggelar Pendidikan Pendahuluan Bela Negara tingkat cabang selama tiga hari, Selasa-Kamis (3-5 November 2026). Kegiatan perdana ini diikuti 41 pembina Pramuka dari pangkalan SLTA se-Kabupaten Ciamis.
Pendidikan Bela Negara Pramuka Ciamis tersebut dibuka langsung Ketua Kwarcab Ciamis, H. Nanang Permana, MH., Selasa (3/11/2026).
Kegiatan ini menjadi upaya memperkuat wawasan kebangsaan dan membentuk karakter pembina dalam membina peserta didik.
Turut hadir Sekretaris Kwarcab Candra Utama, Wakil Ketua Saka, Sako, Gugus Darma dan Bela Negara Kurniawan, Wakil Ketua Pengabdian Masyarakat, Lingkungan Hidup dan Tanggap Bencana Yayat Ruhyat, Kepala Pusdiklatcab Helmi Maulana, serta sejumlah pimpinan dan andalan Kwarcab Ciamis.
Nanang mengatakan, pendidikan tersebut berlangsung selama tiga hari dengan total 40 jam pelajaran. Jumlah peserta yang mengikuti kegiatan bahkan melampaui target awal sebanyak 40 orang.
“Pesertanya ada 41 orang dari target 40. Ini yang pertama kali digelar dan pesertanya semua pembina di pangkalan SLTA Kabupaten Ciamis,” ujar Nanang usai membuka kegiatan.
Menurutnya, Pendidikan Pendahuluan Bela Negara bertujuan membentuk karakter anggota Pramuka agar memiliki keimanan, ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta tanggung jawab terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Ia berharap, ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama pendidikan dapat menjadi bekal bagi para pembina untuk menanamkan nilai-nilai bela negara. Para peserta juga diharapkan mampu menjadi teladan dalam membentuk karakter peserta didik di pangkalan sekolah masing-masing.
“Harapannya mereka punya pegangan yang jelas bagaimana arah pembentukan karakter bagi anggota Gerakan Pramuka di pangkalan sekolahnya masing-masing,” pungkasnya.
Materi Bela Negara dan Wawasan Kebangsaan
Sementara itu, Wakil Ketua Saka, Sako, Gugus Darma dan Bela Negara Gerakan Pramuka Ciamis, Kurniawan, menjelaskan bahwa pendidikan ini membekali peserta dengan berbagai materi, mulai dari wawasan kebangsaan, kepemimpinan hingga keterampilan dasar bela negara.
Materi yang diberikan meliputi orientasi dan pengantar bela negara, fundamental Gerakan Pramuka, Prinsip Dasar Kepramukaan dan Metode Kepramukaan (PDK-MK), wawasan kebangsaan, Sistem Pertahanan Semesta (Sishanta), ketahanan nasional, kepemimpinan berwawasan bela negara, kesadaran berbangsa dan bernegara, bahaya narkoba dan penanggulangannya, serta keterampilan dasar bela negara.
Untuk memperkuat pemahaman peserta, Kwarcab Ciamis menghadirkan pemateri dari berbagai unsur. Di antaranya Ketua DPRD Kabupaten Ciamis, Komandan Kodim 0613/Ciamis, Kapolres Ciamis, Kepala BNN Kabupaten Ciamis, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Ciamis, KH. Dr. Fadlil Yani Ainusyamsi, M.Ag., MBA., instruktur Dalops BPBD Ciamis, serta pelatih Pusdiklatcab Gerakan Pramuka Kabupaten Ciamis.
Baca Juga : Perbup Zakat Ciamis Jadi Rujukan BAZNAS Bungo
Kurniawan menegaskan, Pendidikan Pendahuluan Bela Negara merupakan salah satu upaya mewujudkan tujuan Gerakan Pramuka, yakni membentuk anggota yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, berjiwa patriotik, taat hukum, disiplin, menjunjung tinggi nilai-nilai luhur bangsa, serta memiliki kecakapan hidup sebagai kader bangsa.
“Selain daripada itu, Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Kabupaten Ciamis meyakini bahwa melalui Pendidikan Pendahuluan Bela Negara merupakan upaya penguatan dari Prinsip Dasar Kepramukaan, Satya dan Darma Pramuka,” ungkap Kurniawan.
Melalui kegiatan ini, Kwarcab Ciamis berharap para pembina mampu mengimplementasikan nilai-nilai bela negara dalam kegiatan kepramukaan di sekolah. Dengan demikian, Gerakan Pramuka dapat terus berperan dalam mencetak generasi muda yang berkarakter, berjiwa nasionalis, dan memiliki rasa tanggung jawab terhadap bangsa dan negara. ( Ezen).
