lintaspasundan.com.BERITA.CIAMIS.- PSGC Ciamis menelan kekalahan telak 0-4 dari Adhyaksa FC Bekasi pada pekan kelima Pegadaian Championship 2026/2027. Bermain di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi,Laskar Singacala tampil di bawah tekanan dan harus segera berbenah.Sabtu ( 10/10/2026).
Kekalahan PSGC Ciamis terlihat dari statistik pertandingan yang menunjukkan dominasi Adhyaksa FC, baik dalam jumlah tembakan, penguasaan bola, maupun tendangan sudut. Hasil ini menjadi bahan evaluasi penting bagi Laskar Singacala untuk menghadapi laga berikutnya.
Adhyaksa FC Dominan, PSGC Kesulitan Menyerang
Adhyaksa FC mencatatkan 27 tembakan, dengan 16 di antaranya tepat sasaran. Sebaliknya, PSGC Ciamis hanya menghasilkan tujuh tembakan dan tiga yang mengarah ke gawang lawan.
Tuan rumah juga unggul dalam penguasaan bola sebesar 56 persen, sedangkan PSGC mencatatkan 44 persen. Dari tendangan sudut, Adhyaksa memperoleh 11 kesempatan, sementara PSGC hanya empat.
Statistik tersebut memperlihatkan kesulitan PSGC dalam mengimbangi intensitas permainan lawan, terutama saat membangun serangan dan menciptakan peluang berbahaya.
Empat Gol Adhyaksa Bersarang di Gawang PSGC
Adhyaksa FC membuka keunggulan pada menit ke-25 melalui Zahaby. Tendangan dari luar kotak penalti membawa tuan rumah unggul 1-0.
PSGC kembali kebobolan pada masa tambahan waktu babak pertama melalui Riki Dwi. Pemain tersebut kembali mencetak gol pada menit ke-61 untuk mengubah skor menjadi 3-0.
Pada masa tambahan waktu babak kedua, Rudiyana memastikan kemenangan Adhyaksa FC lewat gol keempat. Tuan rumah pun menutup pertandingan dengan skor telak 4-0.
Pertandingan juga diwarnai sejumlah keputusan Video Assistant Referee (VAR). Dua gol Adhyaksa sempat dianulir sebelum gol Riki Dwi pada akhir babak pertama dan gol Rudiyana pada penghujung laga disahkan wasit.
Kartu Merah Faris Tambah Beban PSGC Ciamis
PSGC Ciamis juga menghadapi persoalan disiplin setelah menerima lima kartu kuning dan satu kartu merah. Sebaliknya, Adhyaksa FC tidak mendapatkan kartu kuning maupun kartu merah.
Faris diusir dari lapangan pada menit ke-86 setelah menerima kartu kuning kedua akibat handball. Kehilangan satu pemain pada fase akhir pertandingan semakin menyulitkan PSGC untuk memperkecil ketertinggalan.
Meski demikian, kekalahan besar ini tidak semata-mata disebabkan kartu merah. Dominasi Adhyaksa dalam menciptakan peluang sudah terlihat sepanjang pertandingan.
Evaluasi Menyeluruh Menanti Laskar Singacala
Kekalahan 0-4 ini menjadi pekerjaan rumah bagi PSGC Ciamis untuk memperbaiki organisasi pertahanan, transisi permainan, dan efektivitas serangan.
𝘽𝙖𝙘𝙖 𝙅𝙪𝙜𝙖 : Kemenag Ciamis Dorong INU Cetak Magister Berintegritas
Minimnya tembakan menunjukkan bahwa Laskar Singacala perlu meningkatkan kreativitas dalam membangun serangan serta ketajaman penyelesaian akhir. Di lini belakang, PSGC juga harus memperkuat koordinasi agar tidak mudah ditembus lawan.
PSGC Ciamis diharapkan menjadikan kekalahan dari Adhyaksa FC sebagai momentum evaluasi demi meningkatkan performa dan kembali tampil kompetitif pada pertandingan berikutnya di Pegadaian Championship 2026/2027. ( 𝘿𝙉).
