lintaspasundan.com.BERITA.CIAMIS.- H. Nanang Permana mendorong petani muda di Desa Handapherang, Kabupaten Ciamis, untuk terus berinovasi. Salah satunya melalui budidaya semangka yang mampu menghasilkan panen menjanjikan meski di tengah musim kemarau.
Nanang meninjau langsung panen semangka milik Ian di Handapherang, Sabtu (24/10/2026). Di lahan seluas 110 bata yang ditanami sekitar 1.200 pohon semangka, ia melihat potensi pertanian kreatif yang dapat meningkatkan pendapatan petani.
Panen Semangka Berpotensi Hasilkan 6 Ton
Dalam kesempatan tersebut, Nanang mengamati ukuran dan berat buah semangka yang dipanen. Sejumlah buah memiliki bobot sekitar 5–5,5 kilogram per buah.
“Kalau dirata-ratakan satu buah semangka beratnya sekitar 5 kilogram. Jika dikalikan 1.200 buah, berarti potensinya mencapai 6 ton,” ujar Nanang saat menghitung perkiraan hasil panen.
Dengan harga jual sekitar Rp10.000 per kilogram, hasil panen tersebut berpotensi memiliki nilai penjualan mencapai Rp60 juta apabila seluruh 6 ton hasil panen terjual dengan harga tersebut.
Namun, angka itu masih berupa perkiraan omzet kotor. Keuntungan bersih petani bergantung pada jumlah panen yang benar-benar terjual serta biaya produksi yang dikeluarkan.
Kreativitas Jadi Kunci Pertanian Produktif
Nanang menilai keberhasilan Ian menjadi contoh bahwa keterbatasan lahan dan tantangan musim kemarau bukan alasan untuk berhenti berusaha. Melalui kreativitas, kemauan, dan kerja keras, petani tetap dapat mengembangkan usaha yang produktif.
Menurutnya, petani perlu berani mencoba inovasi dan memanfaatkan potensi alam sebagai peluang ekonomi. Ia juga mengingatkan pentingnya ikhtiar yang disertai doa serta keyakinan kepada Allah SWT.
“Persoalannya bukan semata-mata iklim atau luas lahan, tetapi kemauan dan kreativitas. Ketika petani mau berusaha, peluang untuk menghasilkan sesuatu yang bermanfaat akan selalu ada,” ungkapnya.
Nanang pun memberikan apresiasi kepada Ian atas keberhasilannya mengembangkan budidaya semangka. Ia bahkan menyatakan akan membeli beberapa buah semangka hasil panen tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap petani muda.
Petani Didorong Lebih Mandiri
Nanang berharap keberhasilan tersebut dapat menginspirasi generasi muda lainnya untuk terjun ke sektor pertanian. Menurutnya, pertanian memiliki peluang besar apabila dikelola secara kreatif, mandiri, dan berorientasi pada hasil.
𝘽𝙖𝙘𝙖 𝙅𝙪𝙜𝙖 : Petani Muda Handapherang Sukses Panen Raya Semangka 3 Ton
Ia juga menyinggung pentingnya kemandirian petani melalui semangat komunitas petani merdeka.
“Petani adalah komunitas yang paling mungkin mendekati kemerdekaan. Ciri orang merdeka itu ketika tidak ada lagi telunjuk di depan matanya,” tuturnya.
Keberhasilan budidaya semangka di Handapherang diharapkan menjadi motivasi bagi petani muda di Kabupaten Ciamis untuk terus berinovasi, meningkatkan produktivitas, dan menjadikan pertanian sebagai peluang usaha yang menjanjikan. (𝘿𝙉).
