lintaspasundan.com.BERITA.CIAMIS.- Polres Ciamis memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam akibat cuaca ekstrem. Bersama TNI, Pemerintah Kabupaten Ciamis, BPBD, dan instansi terkait, Polres Ciamis menggelar Apel Siaga Bencana Tahun 2026.
Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Apel Mapolres Ciamis,Apel ini menjadi langkah konkret untuk memastikan kesiapan personel, sarana prasarana, serta koordinasi lintas sektor dalam mengantisipasi banjir, tanah longsor, dan angin puting beliung di wilayah Kabupaten Ciamis.Rabu (4/11/2206).
Apel yang berlangsung pukul 07.45 hingga 08.35 WIB itu dipimpin langsung Kapolres Ciamis AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si. Hadir pula Sekretaris Daerah Kabupaten Ciamis mewakili Bupati, Kasdim 0613/Ciamis mewakili Dandim, Wakapolres, perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD), pejabat utama Polres Ciamis, serta para Kapolsek jajaran.
Kesiapsiagaan melibatkan personel gabungan dari berbagai instansi. Kekuatan tersebut terdiri atas satu Satuan Setingkat Peleton (SST) Kodim 0613/Ciamis, tiga SST Polres Ciamis, satu SST BPBD Kabupaten Ciamis, serta masing-masing 10 personel dari Satpol PP, Dinas Perhubungan, Tagana, Pemadam Kebakaran, dan Dinas Kesehatan.
Kapolres Ciamis AKBP Eko Iskandar menegaskan, apel siaga bencana bukan sekadar kegiatan seremonial. Kegiatan ini merupakan wujud kesiapan seluruh unsur dalam menghadapi berbagai kemungkinan bencana alam.
Menurutnya, potensi bencana harus diantisipasi sejak dini melalui kesiapan personel, perencanaan matang, dan langkah penanganan yang terukur. Upaya tersebut diperlukan untuk meminimalkan risiko serta dampak bencana terhadap masyarakat.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara Polri, TNI, BPBD, pemerintah daerah, relawan, dan masyarakat. Penanggulangan bencana membutuhkan kerja sama berkelanjutan, mulai dari pencegahan, kesiapsiagaan, tanggap darurat, hingga pemulihan.
“Setiap unsur harus memahami peran dan tanggung jawab masing-masing sehingga penanganan di lapangan dapat berjalan efektif,” demikian penekanan Kapolres dalam amanatnya.
Selain kesiapan personel, Kapolres meminta seluruh instansi terkait memastikan peralatan pencarian dan pertolongan atau Search and Rescue (SAR) dalam kondisi siap digunakan.
Pemetaan wilayah rawan bencana juga harus diperbarui. Optimalisasi sistem peringatan dini atau early warning system menjadi perhatian penting agar informasi potensi bencana dapat diterima dan ditindaklanjuti secara cepat.
Dalam setiap upaya penanggulangan bencana, keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama. Karena itu, seluruh personel diminta memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing saat menghadapi situasi darurat.
Baca Juga : Hadapi Ancaman Bencana, Polres Ciamis Siagakan 250 Personel
Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan pemeriksaan kendaraan operasional, sarana prasarana, serta berbagai perlengkapan SAR. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh peralatan berfungsi dengan baik dan siap dikerahkan sewaktu-waktu.
Melalui apel siaga bencana ini, Polres Ciamis bersama TNI, pemerintah daerah, dan seluruh instansi terkait berkomitmen memperkuat koordinasi serta kesiapan operasional dalam menghadapi ancaman bencana alam di Kabupaten Ciamis.
Masyarakat juga diimbau meningkatkan kewaspadaan selama cuaca ekstrem. Warga diminta memperhatikan kondisi lingkungan, menghindari kawasan rawan bencana saat kondisi cuaca memburuk, serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan tanda-tanda yang berpotensi memicu bencana. ( DN).

[…] Baca Juga : Polres Ciamis Siaga Bencana, Antisipasi Cuaca Ekstrem 2026 […]