BerandaUncategorizedBerita-tangerangHUT ke-14, IWO Tanam 1.400 Mangrove Selamatkan Pesisir

HUT ke-14, IWO Tanam 1.400 Mangrove Selamatkan Pesisir

lintaspasundan.com, BERITA TANGERANG. Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-14 Ikatan Wartawan Online (IWO) tahun ini tidak hanya diisi dengan seremoni.

Pengurus Pusat IWO memilih menghadirkan aksi nyata melalui penanaman 1.400 pohon mangrove di kawasan Hutan Mangrove Tanjung Pasir, Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Kabupaten Tangerang, Banten, Jumat (31/7/2026), sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian ekosistem pesisir yang kian terancam.

Mengusung tema “Wartawan Peduli Lingkungan Menanam Mangrove untuk Pesisir yang Tangguh”, kegiatan tersebut melibatkan jajaran Pengurus Pusat IWO, Pengurus Daerah IWO Kota Bogor, Kota Bekasi, dan Kabupaten Ciamis, bersama komunitas peduli lingkungan, masyarakat pesisir, serta sejumlah mitra dari dunia usaha.

Aksi penanaman mangrove menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-14 IWO yang diperingati setiap 8 Agustus.

Melalui kegiatan ini, organisasi profesi wartawan media online tersebut ingin menunjukkan bahwa peran pers tidak berhenti pada penyampaian informasi, tetapi juga diwujudkan dalam aksi yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan lingkungan.

Ketua Umum IWO, Dwi Christianto, mengatakan kawasan pesisir utara Pulau Jawa saat ini menghadapi tekanan yang semakin besar akibat abrasi, intrusi air laut, penurunan muka tanah, serta dampak perubahan iklim.

Menurutnya, berkurangnya kawasan mangrove akibat alih fungsi lahan, pencemaran, dan pembangunan yang tidak berkelanjutan semakin memperparah kondisi tersebut.

“Ekosistem mangrove merupakan benteng alami yang melindungi kawasan pesisir dari abrasi dan gelombang pasang. Keberadaannya juga menjadi habitat berbagai biota laut sekaligus mampu menyerap karbon dalam jumlah besar. Karena itu, pelestarian mangrove menjadi tanggung jawab bersama,” ujar Dwi.

Ia menegaskan, sebagai organisasi profesi wartawan, IWO memiliki tanggung jawab moral untuk ikut mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga lingkungan sekaligus memberikan contoh melalui aksi nyata.

“Kegiatan ini bukan sekadar seremoni memperingati hari jadi organisasi. Kami ingin menunjukkan bahwa wartawan tidak hanya memberitakan persoalan lingkungan, tetapi juga terlibat langsung menjadi bagian dari solusi. Setiap mangrove yang ditanam hari ini adalah investasi bagi keberlanjutan pesisir Indonesia di masa depan,” katanya.

Selain melakukan penanaman, peserta juga mendapatkan edukasi mengenai fungsi ekologis mangrove, teknik penanaman yang benar, serta pentingnya menjaga kawasan pesisir sebagai benteng alami menghadapi abrasi, banjir rob, dan dampak perubahan iklim.

Ketua RW 05 Kelurahan Tanjung Pasir, Supriyanto, menyampaikan apresiasi atas kepedulian IWO terhadap lingkungan pesisir.

Ia mengaku baru kali ini organisasi wartawan berskala nasional melaksanakan aksi penanaman mangrove di kawasan Tanjung Pasir.

“Kami menyambut baik kegiatan ini. Semoga kepedulian IWO menjadi inspirasi bagi organisasi lain untuk ikut menjaga lingkungan pesisir yang menjadi sumber penghidupan masyarakat,” ujarnya.

Melalui kegiatan tersebut, IWO berharap semakin banyak pihak yang terlibat dalam upaya konservasi mangrove. Kolaborasi antara media, pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas, dan masyarakat dinilai menjadi kunci menjaga keberlanjutan kawasan pesisir Indonesia.

Aksi penanaman mangrove juga diharapkan mampu memperluas edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga ekosistem pesisir melalui pemberitaan yang konstruktif dan berorientasi pada solusi.

Pada kesempatan itu, Pengurus Pusat IWO menyampaikan apresiasi kepada para mitra yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan, yakni PT Bank Central Asia Tbk. (BCA), PT Pelni (Persero), PT Garudafood Tbk., dan PT Pantai Indah Kapuk Tbk.

Menurut Dwi, dukungan berbagai pihak menunjukkan bahwa pelestarian lingkungan membutuhkan kolaborasi lintas sektor agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas dan berkelanjutan.

“Kami berharap sinergi antara media, dunia usaha, pemerintah, dan masyarakat terus diperkuat. Dengan kolaborasi yang baik, upaya menjaga lingkungan tidak berhenti pada kegiatan hari ini, tetapi menjadi gerakan bersama yang berkelanjutan,” ungkapnya.

Sebagai informasi, kegiatan penanaman mangrove merupakan salah satu rangkaian peringatan HUT ke-14 IWO.

Baca Juga : Kepemimpinan Islam Adalah Amanah Suci

Puncak perayaan dijadwalkan berlangsung pada 8 Agustus 2026 di Kota Bengkulu dan akan dihadiri pengurus IWO dari berbagai provinsi serta kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

Melalui momentum hari jadinya, IWO ingin menegaskan komitmennya sebagai organisasi profesi yang tidak hanya memperjuangkan kemerdekaan pers dan profesionalisme wartawan, tetapi juga aktif mengambil bagian dalam berbagai isu strategis, termasuk pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan. (ES)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments