lintaspasundan.com.BERITA.CIAMIS.- Kesiapsiagaan menghadapi bencana perlu dibangun sejak dini. Hal itu menjadi semangat dalam kegiatan Sahabat TAGANA Kabupaten Ciamis Tahun 2026 yang diikuti 59 peserta dari wilayah Eks Kawedanan Rancah.
Kegiatan tersebut dibuka Kepala Dinas Sosial Kabupaten Ciamis H. Ihsan Rasyad, Kamis, 24 September 2026, di Wisata Jembatan Swiss, Desa Giriharja, Kecamatan Rancah.
Ihsan mengapresiasi pelaksanaan Sahabat TAGANA yang dinilainya menjadi momentum penting untuk mengenalkan kepedulian sosial dan kesiapsiagaan bencana kepada generasi muda.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Ciamis, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas terlaksananya kegiatan Sahabat TAGANA Tahun 2026,” ujar Ihsan.
Menurutnya, bencana dapat terjadi kapan dan di mana saja. Karena itu, generasi muda perlu memahami potensi risiko serta mengetahui langkah yang harus dilakukan ketika menghadapi kondisi darurat.
Melalui Sahabat TAGANA, peserta tidak hanya mendapatkan pengetahuan kebencanaan, tetapi juga dibekali nilai kepedulian, kerja sama, kedisiplinan dan keberanian membantu sesama.
Ihsan menegaskan, menjadi Sahabat TAGANA tidak berarti harus selalu berada di garis depan saat bencana. Kepedulian dapat dimulai dari lingkungan terdekat.
“Cukup dimulai dari hal sederhana, seperti mengetahui cara menyelamatkan diri, membantu teman yang membutuhkan, menjaga lingkungan dan tidak panik saat keadaan darurat,” katanya.
Peserta Dapat Materi dan Praktik Kebencanaan
Pelatihan Sahabat TAGANA Ciamis tidak berhenti pada pembelajaran teori. Peserta juga mengikuti berbagai praktik untuk menguji pengetahuan dan keterampilan dalam menghadapi situasi darurat.
Pada Kamis, peserta mendapatkan materi kebijakan Dinas Sosial dalam penanggulangan bencana, PSKS, pengenalan TAGANA, kesiapsiagaan, peringatan dini dan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD).
Materi lainnya meliputi shelter, dapur umum, pemetaan risiko dan mitigasi bencana. Pada Jumat, peserta mengikuti PBB, praktik shelter, pengelolaan logistik, water rescue, PPGD dan dapur umum.
Sementara pada Sabtu, peserta mendapatkan materi dan praktik vertical rescue serta penguatan mitigasi bencana. Rangkaian kegiatan kemudian ditutup melalui apel yang dipimpin Kepala Dinas Sosial Kabupaten Ciamis.
Baca Juga : KH. Fadlil Yani: Makin Besar Amanah, Makin Berat Tanggung Jawab
Ihsan berharap pengalaman selama pelatihan dapat diterapkan peserta dalam kehidupan sehari-hari. Pengetahuan tersebut diharapkan turut membangun budaya kesiapsiagaan bencana di lingkungan masing-masing.
“Jadilah generasi muda yang peduli, tangguh, siap membantu dan siap menjadi bagian dari solusi,” pesan Ihsan.
Sahabat TAGANA Ciamis diharapkan menjadi wadah pembentukan generasi muda yang memiliki pengetahuan kebencanaan sekaligus jiwa sosial dan semangat kemanusiaan.
Dari Rancah, 59 peserta dibekali pengetahuan dan keterampilan agar mampu mengenali risiko, menjaga keselamatan diri serta membantu orang lain ketika menghadapi kondisi darurat. ( ES).
