BerandaBerita CiamisDisnakkan Ciamis Bekali Penyembelih dengan Standar Higienis

Disnakkan Ciamis Bekali Penyembelih dengan Standar Higienis

lintaspasundan.com.BERITA.CIAMIS.- Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Ciamis membekali para penyembelih hewan melalui pelatihan, bimbingan teknis (bimtek), dan sertifikasi. Kegiatan ini menekankan standar syariat Islam, higienis, kesehatan hewan, serta keamanan pangan.

Kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari di Gedung Korpri Kabupaten Ciamis, mulai Senin (5/10/2026). Disnakkan Ciamis menggandeng Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk memastikan proses penyembelihan memenuhi ketentuan halal sekaligus standar kesehatan masyarakat veteriner.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Ikan, Kesehatan Masyarakat Veteriner, Pengolahan dan Pemasaran Disnakkan Ciamis, drh. Asri Kurnia, MP., mengatakan pelatihan bukan untuk mengajarkan kembali dasar penyembelihan.

Menurut Asri, para peserta telah memiliki pengalaman dalam melakukan penyembelihan. Bimtek dan sertifikasi diberikan untuk menyempurnakan kemampuan sekaligus memastikan proses penyembelihan sesuai standar yang berlaku.

“Secara keseluruhan para penyembelih ini sudah memiliki pengalaman yang luar biasa. Kita hanya menyempurnakan kembali melalui penerbitan sertifikasi dan bimbingan teknis,” ujar Asri.

Materi pelatihan meliputi tata cara penyembelihan sesuai syariat Islam, teknik penyembelihan yang baik dan benar, kesehatan hewan, kesehatan masyarakat veteriner, hingga penerapan prinsip higienis dan kesejahteraan hewan.

MUI memberikan pemahaman mengenai ketentuan penyembelihan sesuai syariat Islam. Sementara Disnakkan Ciamis memberikan pembekalan teknis mengenai prosedur penyembelihan yang baik, benar, higienis, dan memperhatikan kesejahteraan hewan.

Asri menegaskan, standar penyembelihan tidak hanya berkaitan dengan kehalalan. Proses tersebut juga berhubungan langsung dengan keamanan pangan yang dikonsumsi masyarakat serta upaya mencegah penularan penyakit dari hewan kepada manusia.

“Dengan penyembelihan hewan yang sehat, akhirnya kita bisa menjamin masyarakat yang sehat dan hewan yang disembelih juga halal,” katanya.

Ia menambahkan, keterbatasan anggaran menjadi salah satu kendala dalam pembinaan dan sertifikasi penyembelih secara menyeluruh. Karena itu, Disnakkan Ciamis menerapkan skala prioritas dalam pelaksanaan kegiatan.

𝘽𝙖𝙘𝙖 𝙅𝙪𝙜𝙖 : Asep Rahmat Kirim 10.000 Liter Air Bersih ke Desa Jelat

: Ciamis Seleksi Atlet Olahraga Tradisional untuk Maju Provinsi

Prioritas pembinaan diberikan kepada tempat pemotongan hewan yang memasok kebutuhan pangan untuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Selain itu, tempat pemotongan hewan di lingkungan pasar juga menjadi sasaran pembinaan.

“Kita prioritaskan tempat pemotongan yang menyuplai SPPG. Salah satunya itu, kemudian ada juga yang di pasar,” pungkasnya. (𝘿𝙉).

RELATED ARTICLES

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments