lintaspasundan.com.BERITA.CIAMIS.- Kontingen Kabupaten Ciamis membidik medali emas dalam Kejuaraan Daerah (Kejurda) Forbasi Olahraga Baris-Berbaris Indonesia (Forbasi) Jawa Barat 2026. Sebanyak sembilan tim pelajar disiapkan untuk bersaing sekaligus membuka peluang menuju Kejuaraan Nasional (Kejurnas).
Pelepasan kontingen berlangsung di Aula Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Ciamis,Para peserta akan berlomba di Subang pada Sabtu dan Cimahi pada Minggu.
Ketua Umum Pengcab Forbasi Ciamis, Harri Kurnia, mengatakan sembilan tim tersebut berasal dari jenjang SD, SMP/MTs, hingga SMA/SMK. Mereka akan mengikuti dua cabang lomba, yakni olahraga baris-berbaris dan pengibaran bendera.Jumat ( 16/10/2026 ).
āUntuk Ciamis mengirimkan sembilan tim. Mudah-mudahan ada yang mendapatkan medali emas, perak, maupun perunggu,ā ujar Harri.
Menurut Harri, persiapan kontingen telah dimulai sejak Juni 2026. Pembentukan pasukan berlangsung pada Juli, dilanjutkan latihan intensif sepanjang Agustus dan September. Frekuensi latihan juga ditingkatkan dalam sebulan terakhir untuk mematangkan kemampuan dan kekompakan peserta.
Pengurus Forbasi melakukan pembinaan serta evaluasi terhadap perkembangan setiap tim. Hasilnya, kesiapan para atlet pelajar dinilai menunjukkan perkembangan positif menjelang pertandingan.
Meski demikian, Harri mengakui persaingan di tingkat Jawa Barat cukup ketat. Sejumlah daerah, seperti Kota Bandung, kawasan Pantura, Bogor, dan Bekasi, menjadi pesaing yang patut diwaspadai.
āKami berharap dari dua cabang lomba tersebut ada yang bisa meraih medali emas,ā katanya.
Medali Emas Jadi Tiket Menuju Kejurnas
Bagi kontingen Ciamis, medali emas bukan sekadar pencapaian prestasi. Hasil tersebut juga membuka peluang bagi peserta untuk melanjutkan kompetisi ke tingkat nasional dan internasional yang direncanakan berlangsung pada Desember 2026.
Harri optimistis para peserta mampu bersaing berbekal persiapan yang telah dijalani. Sebagian atlet pelajar juga memiliki pengalaman mengikuti perlombaan di luar daerah.
Terkait pembiayaan, persiapan kontingen dilakukan melalui koordinasi dengan pihak sekolah. Sebagai keikutsertaan perdana Kabupaten Ciamis dalam Kejurda Forbasi, dukungan pemerintah daerah sejauh ini lebih banyak berupa dukungan moril dan fasilitas pendukung, termasuk dari Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Disbudpora).
Sementara itu, Ketua Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Ciamis, Nurmuttaqin, mengapresiasi partisipasi sembilan tim pelajar tersebut.
Menurutnya, Kejurda Forbasi tidak hanya menjadi ajang perebutan medali, tetapi juga sarana membangun karakter, kedisiplinan, kekompakan, dan kepercayaan diri generasi muda.
āKami dari KORMI mengapresiasi keberangkatan kontingen Ciamis, mulai dari tingkat SD, SMP, hingga SMA. Mudah-mudahan mereka bisa membawa nama baik keluarga, sekolah, dan Kabupaten Ciamis,ā ujarnya.
Nurmuttaqin menambahkan, pengalaman bertanding di tingkat provinsi penting untuk mengukur kemampuan sekaligus melatih mental peserta dalam menghadapi persaingan.
Baca Juga : PSIS Evaluasi Kekalahan, Widodo Waspadai Kekuatan PSGC
Ia berharap para pelajar mampu menunjukkan semangat pantang menyerah dan memberikan penampilan terbaik selama perlombaan.
āHarapannya, mereka tidak hanya membawa pulang medali emas, tetapi juga mendapatkan medali mental, yakni mental yang kuat untuk Kabupaten Ciamis,ā pungkasnya.
Keikutsertaan sembilan tim dalam Kejurda Forbasi Jawa Barat 2026 diharapkan menjadi langkah awal pengembangan olahraga baris-berbaris di Kabupaten Ciamis. Selain mengejar medali, ajang ini menjadi kesempatan bagi para pelajar untuk mengukir prestasi dan membuka jalan menuju kompetisi yang lebih tinggi. ( DN).

[…] š½ššš š šŖšš : Kejurda Formasi Jabar 2026, Ciamis Bidik Medali Emas […]